Sabtu, 08 Desember 2012

NASA Membantah Isu Kiamat 21 Desember 2012



Bulan Desember ialah bulan menuju kiamat menurut versi suku maya yang diduga akan terjadi pada 21 Desember 2012. Namun, NASA kembali menyatakan beberapa penjelasan ilmiah untuk membantahnya.

Melansir huffingtonpost, NASA secara terbuka menegaskan bahwa teori kiamat yang ramai di-isukan tidak akan terjadi di tanggal 21 Desember 2012.

Konspirasi teori ka
lender kuno suku maya yang ramai diisukan di berbagai media bak teror bagi orang-orang yang mempercayainya itu, menyebutkan jika titik balik Matahari 2012 akan menandai akhir dari siklus 144 ribu hari. Siklus ini sudah berulang sebanyak 12 kali dan yang ke-13 akan jatuh pada 2012. Pada saat inilah dunia akan mencapai akhirnya.

Dalam Hangout Google+ yang diselenggarakan pada hari Rabu lalu, David Morrison, seorang astrobiologis di NASA Ames Research Centre, mengatakan tidak ada alasan untuk khawatir.

“Tidak ada masalah besar di sini. Ini hanyalah fantasi buatan,” ucapnya.

Namun Morrison mengakui bahwa banyak orang yang benar-benar percaya dengan teori tersebut, dan ia terus menerima email dan panggilan dari beberapa orang tentang tanggal pasti akan terjadinya kiamat.

“Sementara ini isu kiamat adalah sebuah lelucon oleh beberapa orang dan menjadi misteri bagi pihak yang mempercayainya,” imbuhnya.

“Saya pikir itu jahat bagi orang-orang yang menyebarkan rumor di internet seperti menakut-nakuti anak-anak,” tambahnya.

Kisah mengenai kiamat Suku Maya dimulai ketika ada cerita yang berkembang mengenai planet bernama Nibiru yang akan menabrak Bumi. Bencana ini diprediksi terjadi pada 2003 silam.

Tapi ketika tidak ada bencana apa pun yang terjadi di tahun 2003, prediksi itu diubah ke tahun 2012. Kemudian dihubungkan dengan siklus perhitungan kalender Suku Maya dan titik balik Matahari 2012. Hingga akhirnya muncullah tanggal klaim kiamat pada 21 Desember.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar